Jumat, Januari 11, 2008

Ngomong Jijik !

Suatu hari, Sandy sedang asyik mewarna dan bercerita dengan Dani. Rangga duduk dengan manis di sebelahnya. Tiba-tiba ia berkata, ”Bunda, Sandy ngomong jijik !”. Setelah kutanya, tahulah aku, ternyata maksudnya, Sandy tadi bicara sesuatu yang jorok menurutnya. Sejak itu aku jadi sering bilang,”Hayo... nggak boleh ngomong jijik!”. ”Dimarahi Tuhan ya, Bunda ?”. ”Ya !” tegasku. Ternyata memakai bahasa anak-anak seperti itu justru lebih mengena, sehingga mereka nggak pernah ngomong yang aneh-aneh lagi. Terutama Sandy.

Tidak ada komentar: