Selasa, Februari 19, 2008

Bravo Reno


Tadinya aku sempat curiga, Reno tergolong anak yang hiper aktif. Di kelas ia tidak bisa duduk tenang. Selalu harus dibimbing dan dijagai di tempat duduknya. Apalagi kalau sudah ada bunyi kereta api yang mau lewat, ia langsung berlari mendekat ke jendela lalu berteriak-teriak kegirangan (ya, sekolahku numpang di gedung TK yang bersebelahan dengan rel kereta api). Kadang aku mengeluh, kalo ada Reno, capek. Tapi anak ini benar-benar malaikat kecilku. Reno sekarang tidak lagi seperti dulu. Bila aku mulai membaca dongeng, ia mendengar. Bila aku mulai meminta untuk belajar menarik garis, hup... Reno bisa jadi juara ke tiga belas (dari enam belas siswa). Buat aku ini sudah sangat maju dari biasanya. Reno memang masih punya kekurangan, bicaranya masih kurang jelas alias cadel. Untuk anak seusianya mestinya ia sudah bisa menjawab pertanyaan yang kuajukan dengan jawaban lengkap. Tapi apapun itu, Reno tetap malaikat kecilku. Tuhan mengijinkan aku untuk melihat betapa seseorang bisa berubah oleh karena perhatian. Terima kasih Tuhan. Bravo, Reno.

Tidak ada komentar: