Jumat, Juni 13, 2008

It's Mine !

Seorang perempuan tua meninggal dan dibawa ke tahta hakim oleh para malaikat. Namun ketika hakim memeriksa catatannya, ia tidak dapat menemukan tindakan cinta kasih satupun yang dilakukannya kecuali sebuah lobak yg pernah diberikannya pada seorang pengemis yg kelaparan.
Sedemikian besarnya kekuatan satu tindakan cinta itu hingga kemudian diputuskan bahwa si wanita tua dapat diangkat ke sorga dengan kekuatan lobak itu. Lobak kemudian dibawa ke muka hakim dan diberikan kepadanya. Pada saat nenek tua itu menyentuh lobak, ia mulai naik seperti ditarik oleh penggerak yang tidak kelihatan, dan mengangkat perempuan itu ke sorga.
Kemudian datanglah seorang pengemis. Ia memegang pinggiran pakaian wanita tua dan diangkat bersama dengan dia ; sementara itu orang ke-3 berpegang pada kaki pengemis itu dan ikut diangkat juga. Tak lama sesudah itu ada deretan panjang orang2 yg terangkat ke sorga karena bantuan lobak tadi. Anehnya, sang perempuan tua tidak merasakan beratnya semua orang yang berpegangan padanya ; sebab nyatanya pandangannya terarah ke sorga dan tidak melihat mereka semua.
Akhirnya mereka terbang semakin tinggi dan hampir sampai di pintu gerbang sorga. Pada waktu perempuan tadi melihat ke bawah untuk yg terakhir kali dan melintaskan pandangannya ke dunia, ia mulai melihat deretan banyak orang di belakangnya.
Kemudian ia menjadi marah. Ia memerintahkan dengan lambaian tangan dan berteriak,
“Pergi. Pergi semua. Lobak ini kepunyaaanku !”, katanya.
Karena melambaikan tangan, tanpa sadar ia melepaskan lobaknya sesaat saja sehingga ia pun jatuh ke bawah dan membawa serta seluruh rombongan.
Hanya satu penyebab dari setiap kejahatan di dunia yaitu kata..
“Itu kepunyaanku !”.
(bahan renunganku fm "Doa Sang Katak" by Anthony de Mello)

2 komentar:

Patrisius Djiwandono mengatakan...

Jadi ingat kata iklan coklat: "Ting Ting kuuuu . . .".

Membaca ini, saya lebih pada berpendapat bahwa apa yang kita punyai di dunia ini nggak pernah ada yang sejatinya adalah milik kita, karena semua itu akan kita tinggalkan setelah kita berubah wujud menjadi roh/pure energy. "I live with these stuff" is the irght attitude, rather than "These are all mine".

Patrisius

playgroup mengatakan...

terima kasih share opini-nya. senang berkenalan dengan anda..