Sabtu, November 05, 2011

the happy factory & mr. charles cooley : a reflection for my own

setiap kali mempersiapkan materi untuk memimpin renungan pagi, saya selalu mencoba bertanya pada Tuhan, apa yang ingin Ia sampaikan melalui renungan yang akan saya bawakan. biasanya ada saja ide yang terlintas, entah dari buku yang saya baca, kejadian kecil sehari-hari, atau bahkan acara televisi.

nah, yang terakhir adalah satu hal yang paling sering menginspirasi. suatu ketika saya melihat acara 'three wishes' yang mengharukan itu. satu episode menceritakan tentang mr cooley dan happy factory miliknya.

berikut ringkasan ceritanya yang saya sarikan dari berbagai sumber including from their official website, http://www.happyfactory.org/ ,


The Happy Factory Founders, Charles & Donna Cooley

awalnya pak cooley menemukan sebuah patron mainan dari kayu dan mulai membuat mainan untuk dibagikan ke anak-anak di sekitar rumahnya. suatu ketika, donna cooley, anak perempuannya yang melayani di sebuah gereja, melakukan perjalanan ke sebuah rumah sakit anak di Salt Lake City untuk menyumbangkan beberapa selimut. bapak dan ibu cooley yang ikut dalam perjalanan itu akhirnya berniat pula untuk membawa mainan yang telah mereka buat.

saat mengeluarkan satu boks mainan dengan ragu mereka bertanya apakah pihak rumah sakit membutuhkan mainan sederhana itu. ternyata dengan senang hati mereka menerimanya. sebagai ucapan terimakasih dengan berlinang air mata pihak rumah sakit memeluk mr & mrs cooley dengan hangat.

sejak saat itu, setiap pak dan bu cooley mengantar boks-boks mainan buatan tangan mereka akan mendapatkan pelukan yang tulus sebagai ungkapan terimakasih. momen menyentuh tersebut yang menjadi komitmen mr & mrs cooley untuk terus membuat mainan untuk anak-anak di masa pensiun mereka.

akhirnya produk mainan itu mulai dikenal orang dan banyak yang membutuhkan. berbagai projek charity atau donasi untuk menyalurkan mainan bagi anak-anak yang berkekurangan terus berjalan. berawal dari satu tempat kecil dengan beberapa orang volunteers/relawan, usaha ini terus berkembang. semuanya untuk kepentingan sosial. tidak ada satu karyawan pun yang menerima bayaran. bahkan semua bahan untuk membuat mainan kayu itu adalah sumbangan orang!

setelah mendonasikan hampir setengah juta mainan untuk anak-anak yang kurang beruntung di hampir seluruh dunia, bapak dan ibu cooley akhirnya mendapat kesempatan untuk berkunjung ke nikaragua. tempat dimana mainan yang mereka buat dibagikan untuk anak-anak miskin di sana. melihat mr & mrs cooley berlinangan airmata saat menyaksikan paras muka anak-anak ketika menerima mainan mobil-mobilan itu, membuat saya menangis haru. that was the most touching moment for me to see how sincere they are.

hari ini saya berkunjung ke official website the happy factory dan mendapati sebuah newsletter yang mengabarkan bahwa mr charles cooley passed away on july 20,2011. melihat fotonya yang sedang tersenyum mengingatkan saya pada profil seorang santa yang luar biasa dedikasinya bagi anak-anak.

“There are many things that I cannot do. There are many things that I do not know. But, there is one thing that I can do. I can serve another. And, I’m so grateful that I can serve some of His little ones. I don’t need any praise, notoriety, or pay because the satisfaction, blessings and feelings that I receive are so great that I need nothing else”.

Charles T. Cooley, Founder Happy Factory, 1930-2011

kawan, perjalanan hidup kita tidaklah sama. ada yang berjalan sebentar, ada pula yang berjalan cukup lama. dalam proses berjalan itu, suatu saat kita akan ditanya, 'apa yang sudah kau lakukan di sepanjang perjalananmu?' 'siapa saja yang sudah kautolong? saudaramukah? atau orang lain yang bahkan tidak kau kenal?' apakah jawabmu?

tetap kerjakan pelayananmu dengan setia, teman. karena setitik saja perbuatan cinta kasih yang kau lakukan, itu adalah bisikan Tuhan. Ia yang menggerakkan hatimu untuk melakukan hal itu. percayalah.

jadilah alat, teman, jadilah berkat

have a blessed day!!

catatan ini hanya untukku, suatu saat ketika aku merasa letih dan ingin berhenti, aku harus membaca bagian ini! be strong leilla, you can do it!!

Tidak ada komentar: