Minggu, Desember 08, 2013

Bunda, Jangan Biarkan Orangtua Menyuapi Anak Saat Sekolah (Belajar Mengenal Waktu)



Sehubungan dengan keterbatasan tempat, beberapa kali kami terpaksa menggabungkan para siswa menjadi satu meja. Kelas kecil dan besar bergabung bersama. Oleh karena kelas kecil siswa harus didampingi orangtua, maka suasana pertemuan bisa riuh rendah tiap kalinya. Menyenangkan sekaligus juga menggelikan karena ibu-ibu suka nyeletuk saat putra putrinya melakukan satu kesalahan. Bagi saya asal nggak ribut sendiri, ya silahkan.

Namun satu hal yang menjadi keprihatinan saya adalah saat sedang menerima pembelajaran di kelas, ada satu dua orang ibu menyuapi anaknya. Bunda, harusnya ini tidak boleh terjadi di PAUD anda.

Dalam hal ini saya sangat strick sekali.  Mau tidak mau saya harus menegur ibu-ibu yang menyuapi anaknya saat putra-putrinya asyik mengerjakan tugas mereka. Semua ada waktunya. Tekankan pada setiap ibu untuk tidak menyuapi anak saat belajar di sekolah. Anak harus belajar mengenal waktu. Ada waktu bermain, ada waktu tidur, ada waktu makan dan minum, dan ada waktu untuk belajar di sekolah dan berkumpul dengan teman-temannya. Dengan belajar mengenal waktu, anak akan terbiasa hidup dengan pola yang benar dan tidak semaunya sendiri. Aturan ini bukan berarti anak tak boleh makan dan minum juga membawa bekal ke sekolah, tidak, bukan demikian maksudnya. Di kelas PAUD, sudah ada pengaturan waktu bagi anak untuk menerima pelajaran dan ada waktu untuk istirahat dari kegiatan belajar. Saat istirahat itulah anak baru diperkenankan untuk makan dan minum. Sekali lagi, semua ada waktunya ya, Bunda.

Kadang bukan hanya anak-anak yang perlu belajar, orangtua harus juga banyak belajar bagaimana mempersiapkan anak untuk dapat berkembang dengan karakter yang baik. Dan menjadi tugas anda para Bunda untuk dapat memberitahu mana hal yang seharusnya dilakukan dan mana yang tidak. Toh, semua untuk kebaikan putra-putri mereka kelak.

Tentu saja saat menegur tidak dengan wajah penuh amarah pada satu dua orangtua. Namun dengan cara yang simpatik, saya yakin mereka bisa menerima.

Oke, bunda. Tetap semangat melayani PAUD non formal anda ya..

salam,

leilla

2 komentar:

esti kurnia mengatakan...

tulisannya sangat membantu kami dlm upaya mengelola kober kami. oya, gmn ya klo unt ank usia 3-4 th ketika jam makan bersama msh bolehkah mereka di suapi bundanya? krn sy lht bnyk jg ank usia 3 th yg sdh bs belajar mkn sendiri

playgroup mengatakan...

sebelumnya terimakasih sudah mampir ya, mbak esti.. mengenai saat kegiatan makan bersama, untuk kelas 3-4th biasanya di usia tsb anak2 sudah mulai bisa memegang sendok atau garpu sendiri.. apalagi di PAUD kami menu makan bersama tak pernah ribet.. hanya mie atau makan roti bahkan kadang pudding.. jadi tak membutuhkan keahlian memegang sendok setingkat makan nasi, misalnya.. jadi biarkan anak bereksplorasi dengan sendok atau garpunya.. anak rewel? jika memang sama sekali tak mau menyentuh makanannya lantaran tak biasa makan sendiri, barulah ia boleh makan disuapi ibunya.. namun dengan catatan makan harus di luar kelas supaya teman lainnya tak terganggu.. demikian ya, mbak esti.. jadi panjang nih jawabnya.. wkwk.. makasih yaa.. salam..