Senin, Maret 10, 2014

Manfaat Tanaman Bunga Rosella



Pengalaman endoskopi gara-gara radang tenggorokan bagi saya benar-benar menyisakan trauma yang dalam. Yup, lima tahun lalu saya pernah pindah tidur dari kamar sendiri ke rumah sakit gara-gara nyeri telan. Dokter bilang nama penyakitnya adalah Faringitis Akut. Penyebabnya bisa karena virus, kuman, atau alergi. Kasus saya sendiri menurut dokter disebabkan oleh alergi. Gejala awalnya panas tinggi disertai rasa nyeri yang luar biasa di tenggorokan. Sempat ada darah yang bercampur lendir keluar dari tenggorokan saya. Semua makanan tak bisa tertelan, jangankan menelan makanan, air liur sendiri yang mau lewat sana saja rasanya sudah nggak karu-karuan. Begitu dirujuk untuk pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit, dokter malah gak mengijinkan saya pulang (ngamar ngamaaarrr).

Seperti keramik yang jatuh dan pecah, meski sudah direkatkan dengan lem terbaik tetap saja masih ada bekasnya. Demikian juga tenggorokan saya. Kayak sudah cedera saja modelnya. Bentar-bentar kalo saya makan sesuatu yang nggak benar, nyerinya kembali menyerang dan ujung-ujungnya jadi batuk yang susah berhentinya. Salah satu penyebabnya adalah coklat atau jajanan berpengawet yang dimakan lebih dari dua atau tiga kali dalam waktu yang berdekatan (penyakit maruk sama makanan, wkwkwk). Biasanya kalo sudah nggak tahan sama rasa sakit dan batuknya, barulah saya pergi ke dokter. Cuma karena penyakit saya dari situ ke situ saja, biasanya malah disindir sama dokternya, ‘Coklat sama cookiesnya dihentikan dulu ya, mbak yaa. Jangan dibablaskan semua.’ Eh, sudah hafal beliaunya :p

Satu kali di halaman rumah, tanaman rosella ibu mulai berbunga. Beberapa tetangga bilang kalau tanaman rosella bisa dijadikan minuman yang menyegarkan. Sekali mencoba meminumnya, langsung kami panen bunganya. Karena menanamnya hanya di pot biasa, lama-lama rosellanya mati juga. Hingga satu ketika seorang teman menawarkan sekotak teh rosella.

Saat pertama kali meminum teh rosella, kami nggak memikirkan apa manfaat dan khasiatnya. Saat membaca kemasan pembungkus teh rosella barulah saya sadar bahwa salah satu manfaat rosella adalah untuk meredakan batuk. Berbekal keyakinan ini, setiap nyeri telan atau sebelum batuk mulai melanda, saya mengkonsumsi teh rosella, dan memang benar terasa khasiatnya.

Menurut buku karangan Dra. Herti Maryani dan Lusi kristiana, Apt. di bukunya yang berjudul Khasiat dan Manfaat Rosella dikatakan bahwa kelopak bunga rosella sangat kaya dengan vitamin C, protein, kalsium, dan unsur-unsur lain yang berguna bagi tubuh. Di beberapa negara, pemanfaatan rosella untuk pengobatan sudah tak asing lagi. Seorang ahli farmakognosi di Senegal telah merekomendasikan ekstrak kelopak rosella untuk menurunkan darah tinggi. Khasiat lain diantaranya sebagai anti kejang, mengobati cacingan, dan sebagai anti bakteri. Bahkan dikatakan bahwa ekstrak air dan zat warna yang dikandung dalam tanaman tersebut mempunyai efek mematikan terhadap bakteri penyebab TBC (hlm.25).

Ada banyak cara untuk mengkonsumsi bunga rosella. Ada yang dibuat minuman segar, teh, sirup, puding, dan lain sebagainya. Saya pribadi sejak tak lagi memiliki tanaman rosella jadi sering membelinya dalam bentuk teh kemasan.

Beberapa orang menikmati teh dengan cara diseduh, namun saya memilih untuk merebusnya dalam panci enamel. Caranya, jerang 1000cc air, cuci 9 kelopak bunga rosella yang sudah dikeringkan, tunggu hingga air mendidih, setelah itu masukkan bunganya dan biarkan kelopak bunga mendidih bersama air selama satu hingga dua menit. Warna air akan berubah menjadi merah darah dalam hitungan detik. Tak perlu menambah gula dalam teh saat meminumnya. Jika sudah terbiasa, rasa asamnya tak akan lagi menyiksa.

dok.pri

Sejak minum teh rosella saya jadi jarang batuk. Saat nyeri telan kumat, begitu minum teh ini langsung sembuh. Padahal minumnya hanya sehari sekali. Biasanya diminum selama 3 hari saja sudah terasa khasiatnya. Meski reaksi setiap orang saat meminumnya bisa berbeda, saya sangat bersyukur bisa menemukan obat alternatif yang mudah ditemukan di mana saja. Sedikit saran, jika memungkinkan, belilah teh rosella dalam kemasan yang sudah ada kode produksi dan tanggal kadaluarsanya. Hal ini agar kita yakin bahwa teh yang dikonsumsi diambil dari kelopak bunga pilihan dan bersih tanpa campuran.

Semoga selalu sehat ya.
Salam sehat sampe tua!
.
Sumber bacaan :
Maryani, Herti., Kristiana, Lusi., Khasiat Dan Manfaat Rosella, Jakarta : Agromedia Pustaka, 2005
.
#karbon tulisan saya di Kompasiana
.

Tidak ada komentar: